Serangga “aneh” dari Sulawesi

Kangen rasanya setelah sekian lama tidak menyambangi gubuk satu ini. Jumpa lagi pembaca budiman.

Hari ini saya membaca berita di Vivanews (http://nasional.vivanews.com/news/read/281083-serangga-misterius-hebohkan-warga-polewali) tentang serangga “aneh” dan misterius seperti terlihat pada gambar di bawah ini, dan kemunculan “nyamuk raksasa” tersebut menyebabkan kehebohan di kalangan masyarakat.Bahkan beberapa orang menyatakan bahwa serangga tersebut adalah nyamuk terbesar di Indonesia. Benarkah demikian?

Nyamuk raksasa yang misterius

Setelah saya perhatikan pada foto yang menyertai berita tersebut, saya mengenali serangga tersebut sebagai Nyamuk Berkaki Panjang, atau dalam bahasa Inggris disebut Daddy-Long-Legs, atau Crane Fly yang tergolong serangga bersayap dua (Diptera) dan dimasukkan ke dalam famili Tipulidae. Hingga saat ini, spesies nyamuk berkaki panjang yang sudah berhasil dikenali (diidentifikasi) mencapai 15.000 di seluruh dunia. Cukup banyak ya…

Tipula oropezoides Tom Murray 2006 bugguide net

Di Indonesia, serangga ini cukup banyak dijumpai. Di daerah saya, Daerah Istimewa Yogyakarta, serangga ini cukup sering dijumpai. Namun, entah, apakah serangga ini memang belum pernah ditemukan di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, sumber berita menghebohkan tersebut. Dan di belahan dunia lainpun, serangga ini cukup dikenal.

Nephrotoma apendiculata (en.wikipedia.org)

Morfologi serangga ini unik. Sepintas mirip nyamuk, namun dengan ukuran yang jauh lebih besar: di daerah beriklim sedang, “nyamuk” ini dapat mencapai panjang dua sampai 60 mm, namun di daerah tropika, ukuran beberapa spesiesnya mampu mencapai 100 mm. Alat mulutnya berbeda sama sekali dengan nyamuk (ingat, nyamuk memiliki “jarum” untuk menyedot darah manusia). Tidak seperti nyamuk pada umumnya, sayap nyamuk raksasa ini tidak dapat tertangkup di atas tubuhnya. Jadi sepintas mirip pesawat, dengan sayapnya terbentang ke samping.

Alat mulut Tipula (en.wikipedia.org)

Serangga dewasanya adalah peminum  nektar, dan beberapa spesies yang lain bahkan tidak makan sama sekali. Sementara larva sebagian besar nyamuk ini berperan sebagai pengurai, beberapa adalah hama pada rerumputan (turf-grass), dan sebagian kecil menjadi pemangsa larva nyamuk. Larva menyukai lingkungan yang lembab.

Larva Tipula yang dianggap sebagai hama (en.wikipedia.org)

Jadi, serangga ini adalah nyamuk atau lalat berkaki panjang dan berukuran raksasa. Bukan serangga misterius.

Salam,

5 thoughts on “Serangga “aneh” dari Sulawesi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s