Blog Menulis Ilmiah Populer

Teman-teman,

Terima kasih atas kebersamanaanya selama ini, dengan berbagai komen, saran, kritik, dan bahkan hanya sekedar say hello. Kunjungan teman-teman benar-benar telah memotivasi saya untuk terus menulis. Oleh karena itu, sebagai salah satu bentuk penghargaan untuk pembaca, saya telah menyiapkan sebuah blog baru, yaitu Menulis Ilmiah Populer, yang saya buat untuk mengakomodasi tulisan-tulisan tentang menulis ilmiah populer, yang agaknya makin menarik untuk dituliskan. Sementara itu, untuk forum diskusi, saya mempersilakan teman-teman untuk menilik Forum Menulis Ilmiah Yuk di FaceBook. Semoga langkah ini membuat kita semakin nyaman untuk berbagi yah…^-^.

Sekali lagi, terima kasih dan selamat menikmati.

Cheers,

Nugroho S. Putra

4 thoughts on “Blog Menulis Ilmiah Populer

  1. Tanggapan dan dukungan kepada pak Nsputra
    MENJADI PENULIS YUK !

    Pak Nsputra telah memaparkan dengan jelas berbagai cara menulis sekaligus dikemukakan juga manfaat suatu tulisan. Saya tidak mengulas apa yang telah disajikannya. Saya akan menyumbangkan pengalaman pribadi tentang manfaat atau dampak suatu tulisan. Dengan pengalaman ini saya berharap dapat memberikan dorongan bagi pembaca -yang masih belum terbiasa menerbitkan- mengekspresikan gagasan, saran atau pendapat yang bermanfaat dalam suatu tulisan.
    Pada umumnya ayah dan ibu mendoakan kepada anak-anaknya yang baru lahir: (bagi suku Jawa): Muga-muga dadia wong saleh lan migunani (Semoga menjadi orang yang soleh dan bermanfaat bagi sesama). Setelah menginjak dewasa harapannya makin dipertegas: Urip iku kudu hamemayu hayuning bawana (Hidup itu harus mengupayakan indahnya bumi yang –sebenarnya/aslinya- sudah indah). Dalam hal ini saya interpretasikan: kita harus melestarikan bumi beserta isinya, jangan dirusak. Yang dimaksud dengan isi adalah hubungan antar manusia dan sekaligus dengan lingkungannya.
    Jika kita renungkan, pesan tersebut dapat menjadi beban bagi kita untuk melaksanakannya. Namun, kita biasanya melupakannya. Kini setelah teringat kembali akan pesan tersebut di atas, saya mengevaluasi diri: apa saja jasa yang telah saya sumbangkan bagi keluarga dan orang lain. Jasa yang telah disumbangkan kepada keluarga juga kepada handai taulan atau tetangga tentu sangat sulit kita nilai sendiri.
    Untuk melakukan evaluasi terhadap tindakan-tindakan kita terhadap sesama akan lebih mudah jika ada catatan-catatan terdokumentasikan yang terbuka bagi publik. Misalnya, mengenai sumbangan pemikiran yang berdampak positif bagi masyarakat yang dipublikasikan dan beredar untuk umum. Di bawah ini saya petik kasus-kasus yang dapat saya temukan (ingat) kembali.

    1. Dikala muda, pada tahun 1960, saya memberanikan diri menyumbangkan naskah di Berita M.I.P.I.-Majelis Ilmu Pengetahuan Indonesia- berjudul Catatan Tentang Perkembangan Entomologi di Indonesia. Ternyata dimuat dalam Volume 4 No.4: 34-44. Dalam tulisan itu saya kemukakan besarnya potensi untuk mengembangkan ilmu serangga di Indonesia. Di samping itu saya juga menyarankan agar M.I.P.I. membantu perhimpunan-perhimpunan profesi serta penerbitannya.
    Faktanya sekarang? Kita mempunyai suatu perhimpunan yang telah 40 tahun berdiri, dan ilmu serangga telah berkembang di Indonesia. Saya tidak bermaksud mengecilkan ide dan karya entomologiwan lain, hanya saya yang lebih dahulu menuliskannya.

    2. Dalam Majalah Siasat Volume 14 Tahun 1960 No.687:8-12, saya menulis suatu saran kepada pemerintah yang saya beri judul Peredaran dan Pemakaian Racun-hama (Pesticide) Perlu Diawasi. Mungkin karena tulisan itu, saya lalu ditunjuk oleh Menteri Pertanian menjadi Sekretaris Panitia Penyusun konsepnya. Memang perjalanannya sangat panjang, kepanitian sering diubah (karena ada kepentingan lain?). Baru pada tahun 1973 terbit Peraturan Pemerintah No7 yang mengatur peredaran, penyimpanan dan pemakaian pestisida. Tentu saja ini juga hasil kerja dari kegigihan para entomologiwan dalam memperjuangkannya. Kini peraturan tersebut diberikan landasan hukum yang lebih tinggi, yaitu Undang-Undang No 12, 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman.

    3. Rupanya tahun 1960 itu bagi saya semangatnya sedang tinggi, karena dalam Majalah Siasat Volume 14 Tahun 1960 No 688: 22-23, saya menyarankan agar penelitian pemberantasan hama melalui resistensi dilakukan di Indonesia. Judul artikel tersebut adalah: Dapatkah Tanaman Tahan Terhadap Hama? Intinya adalah memberikan saran agar dilakukan penelitian tentang ketahanan tanaman terhadap serangan serangga. Faktanya dalam mengatasi hama wereng, salah satu komponen yang diandalkan adalah varitas resisten.

    4. Sementara itu saya diberi banyak tugas di lapangan dan menyusun berbagai laporan sehingga tidak sempat menulis di majalah umum. Setelah ditugasi mengelola administrasi lembaga, saya mulai mempelajari komputer dengan maksud agar tugas-tugas menjadi lebih lancar. Saya perhatikan masih begitu banyak manajer yang merasa ‘ngeri’ menghadapi komputer. Dengan alasan itulah saya menulis pengalaman sebagai pemula pemakai komputer dengan judul Manajer dan Komputer Mikro di Majalah Manajemen Maret-April, 1986: 68-70. Majalah itu termasuk ‘bergengsi’waktu itu.

    5. Setelah sekian lama pensiun, saya iseng-iseng berselancar di internet, kaget. Nama saya tercantum dalam suatu situs, setelah dibuka ternyata saya menduduki peringkat pertama berdasarkan nilai impact factor di majalah pustakawan Jurnal Perpustakaan Pertanian 19(1):24-1, 2010. Artikel itu ditulis oleh Sdr Sutardji. Itu dapat diartikan bahwa saya sebagai peneliti dapat memberikan materi yang penting bagi pustakawan.
    Adanya kasus terakhir ini timbullah semangat lagi untuk menulis di majalah. Kebetulan terbit majalah Serangga yang sesuai dengan bidang saya sewaktu masih muda. Dan majalah ini adalah dokumentasi yang terbuka bagi publik.

    Memang cuma sedikit yang dapat saya sumbangkan ke masyarakat, namun merasa lega karena meskipun sedikit tetapi mempunyai manfaat. Yalah, memang mampunya hanya segitu itu. Bukankah tiap orang mempunyai kemampuan yang berbeda? Namun, melegakan karena ingat pesan orang tua seperti tersebut di atas telah dapat dilaksanakan. Itu membahagiakan di masa tua.

    Kasus di atas saya sajikan sekedar sebagai contoh nyata, agar mereka yang masih ragu untuk menuangkan gagasannya dapat mencobanya. Kelak akan menjadi kenangan yang paling indah yang dapat membahagiakan.

    M.Soehardjan

    • Bapak M. Soehardjan Yth.,
      Mohon maaf, sangat terlambat saya merespon komen Bapak. Sekali lagi saya harus berterima kasih kepada Bapak atas dukungan semangat melalui komen dan artikel-artikel yang ditulis untuk majalah SERANGGA. Di antara hari di mana energi kami sangat lemah, komen dan dukungan Bapak amat menguatkan kami. Mohon maaf pula, penulisan untuk edisi berikutnya masih belum selesai, karena kami sedang merancang untuk me-launching sebuah proyek baru berkaitan dengan serangga. Semoga Bapak dapat sabar menunggunya^-^. Sekali lagi terima kasih Bapak, dan semoga segala yang Bapak lakukan mendapatkan ganti dari Allah Sang Maha Berilmu. Amin.

  2. …sebagai alumnus jurusan ilmu ke-serangga-an, tentu saja saya pribadi sangat mengapresiasi adanya blog ini…setidaknya, meskipun 18 tahun terakhir ini saya tidak berkecimpung dalam bidang pekerjaan per-serangga-an, namun saya masih bisa menyimak kabar terkini atas perkembangan kajian ilmiah terkait entomologi…
    …hanya doa dukungan serta tegur sapa bersahaja yang dapat saya sampaikan, dan tentu saja saya sepakat dengan ulasan Bapak M. Soehardjan…salam

    • Ahai, terima kasih kunjungannya mBakyu Tika. Sebuah kebahagiaan dikunjungi rekan sejawat. Alhamdulillah jika tulisan-tulisan di blog ini dapat bermanfaat. Silakan jika ingin berpartisipasi lebih lanjut di majalah SERANGGA. Salam balik yah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s