Trophallaxis

Kata trophallaxis berasal dari dua kata, yaitu tropho– yang berarti makanan, dan –allaxis yang berarti pertukaran. Di dalam dunia binatang, kata ini digunakan untuk menyebutkan sebuah aktivitas pertukaran makanan dari mulut-ke-mulut (stomodeal transfer) maupun dari anus-ke-mulut (proctodeal transfer) yang dilakukan oleh beberapa kelompok serangga, yaitu semut, rayap, tawon dan lebah. Aktivitas ini memungkinkan individu serangga bertukar informasi (misal pada semut pekerja; dianggap sebagai komunikasi kimiawi), atau menurut August Forel (entomolog Swiss), berguna untuk menjaga hubungan antar individu dalam sebuah koloni serangga dan menjaga kelancaran arus informasi. Pada rayap, aktivitas trophallaxis ini berfungsi untuk menularkan mikrobia simbion dari generasi ke generasi berikutnya. Pada beberapa spesies semut, misalnya Camponotus pennsylvanius, trophallaxis terjadi antara semut minor (pekerja) yang menyuapkan pakan kepada semut major (prajurit) yang memiliki mandibula besar, sehingga sulit untuk mendapatkan pakan sendiri.

(Entomopedia pada Maj. SERANGGA edisi Januari 2011)

Regard,

Nugroho S. Putra

Dua ekor semut spesies Formica obscuripes sedang melakukan aktivitas trophallaxis (Sumber: ScienceBlogs)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s