Hijrah kedua: Dongeng tentang SERANGGA

Beberapa menit setelah mem-posting tulisan mengenai hijrah judul blog (Ilmu Serangga), muncul saran dari seorang sahabat (Pak Moehari Kardjono) untuk memberi judul blog menjadi Serangga dan Kehidupan (kita). Alasan beliau sangat sederhana dan masuk akal, yaitu agar sebanyak mungkin memahami arti serangga dan peranannya di dalam kehidupan manusia. Sebuah ide yang sangat bagus (Terima kasih Pak Moehari!). Kemudian, beberapa jenak kemudian, muncul saran dari sahabat lain (Mas Nasih Widya): bagaimana kalo blog ini diwarnai dengan beberapa tulisan yang istilah dalam sinema “mencekam”. Wah, tertawa saya, kayak mau produksi film saja. Tetapi saya sangat memahami ide dari Mas Nasih ini. Sebenarnya alasannya sama dengan Pak Moehari: agar lebih membumi dan dipahami banyak orang, terutama untuk memberikan pemahaman kepada orang banyak bahwa serangga itu menarik, indah, sekaligus berbahaya!

Setelah berpikir beberapa lama, saya memutuskan untuk hijrah lagi ke judul baru: Dongeng tentang Serangga, artinya cerita atau dongeng tentang seluk beluk kehidupan serangga.

Alasannya?

Alasan pertama. Bukankah selama ini, saya mengungkapkan beberapa fakta tentang serangga bukan hanya sebagai hama (baca, pengganggu), tetapi juga peranannya dalam banyak hal, misalnya penyerbuk,  perombak bahan organik (misalnya kecoa, rayap, dan sebagainya), pemangsa, parasitoid, dan sebagainya (baca di sini). Jika saya men-judul-i (maksudnya memberi judul ^-^) blog dengan Ilmu Serangga, Hama, dan Lingkungan, maka terkesan sangat eksklusif, yaitu hanya membahas peran serangga sebagai hama. Maka, jadilah saya setuju dengan saran Pak Moehari!

Alasan kedua. Menulis sesuatu yang eksklusif lebih sulit dibandingkan dengan menulis sesuatu yang lebih umum. Jika saya berkeras untuk menulis tentang per-hama-an saja, maka selain beban tugas (walah!!) menjadi bertambah, blog ini juga akan dituding sebagai penganut mazhab “Biar gak jelas asal eksklusif”. Wah, gak banget deh..!

Alasan ketiga. Pengertian dongeng sangat luas, di antaranya adalah cerita tentang kehidupan, baik kehidupan yang sifatnya merugikan (bagi yang lain), maupun menguntungkan (bagi yang lain). Dongeng juga mengandung makna cerita yang menarik dan menakjubkan (persis seperti ide Mas Nasih!). Sisi lucu, indah, mengerikan, bahkan menjijikkan dapat menjadi bagian dari sebuah dongeng tentang serangga. Bukankah ini lebih bermakna untuk disampaikan?

Jadi dengan judul Dongeng tentang Serangga, saya ingin menyampaikan sebuah pesan bahwa serangga itu penting, peranannya vital bagi lingkungan, berguna, indah, lucu, sekaligus berbahaya! Mudah-mudahan bermanfaat.

So, sekali lagi, pengumuman…pengumuman… Blog saya sudah berganti nama menjadi Dongeng tentang SERANGGA lho… Terima kasih ya semuanya.. (terutama Pak Moehari dan Mas Nasih dengan ide briliannya ^-^).

Regard,

Nugroho Susetya Putra

Founder Blog DONGENG TENTANG SERANGGA

Ditetapkan di Yogyakarta, tanggal 27 Februari 2011 malam (kira-kira pukul 10.01 WIB)

2 thoughts on “Hijrah kedua: Dongeng tentang SERANGGA

  1. Tidak salah lagi. Walau namanya berganti-ganti, bentuknya berubah-ubah. Tetap saja intinya “Serangga” Suka terbang. Suka menyerang. Awas, hati-hati. Jangan diremehkan.
    Saya yakin blog ini bukan terbatas pada dongeng ulat yang rakus dan merusak, tapi mengupas juga metamorfosis dan pada akhirnya kemuliaan imago dalam melaksanakan tugas penyuburan.
    Blog ini akan semakin menawan dengan gambar2 serangga dalam segala tingkahnya.

  2. Ha…ha….ketahuan juga saya, meskipun telah berpolimorfisme. Tak ayal, metamorfosis memang sebuah bentuk hijrah ke arah yang (seharusnya)lebih baik. Begitu harapannya. Semoga bermanfaat. Tengkyu supportnya mas!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s